Sebuah Cerita di Pagi Cerah

Pagi hari di depok. Seperti biasa, pagi ini indah. Langit masih kelabu. Udara sekitar terasa dingin menyentuh kulit. Burung-burung terdengar riang bernyanyi. Kicauannya menemani aktifitas manusia di pagi itu.

Terlihat beberapa orang berlari kecil untuk berolahraga. Disana juga terlihat lalu lalang sedikit sepeda motor. Mereka sepertinya orang kerja kantoran yang bekerja di jakarta atau orang warungan yang pergi ke pasar untuk berbelanja. Di sisi lain, masih ada orang yang terlelap tidur di kasurnya, menikmati mimpi indahnya. Entah jam berapa mereka akan bangun. 😦

Aku terus berjalan menuju jalanan ke arah kampus hijau. Di sana ada menu sarapan favoritku, yaitu bubur ayam. Minumnya teh tawar hangat. Emmm, begitu nikmat rasanya di pagi yang dingin ini.

Sebenarnya kuliahku hari ini dimulai nanti jam 8 pagi teng! Tapi rencananya, aku akan berangkat ke kampus pagi-pagi sekali setelah matahari terbit.

Setelah menikmati sabu alias sarapan bubur, aku kembali ke kosan tuk bersiap-siap ke kampus. Tas sudah diisi dengan buku tulis dan laptop. Kamar kosan sudah sedikit dirapikan. Lumayan lah. :mrgreen:

Aku ke kampus dengan bersepeda. Sepeda ini aku beli sendiri dari hasil nyambi sebagai asisten dosen. Ternyata pilihanku membeli sepeda adalah pilihan tepat. Selain menyehatkan, bersepeda di pagi hari juga menyenangkan, membawa mood yang baik. 🙂Read More »

Advertisements